
Anda mungkin sering mendapati printer anda rusak. Hal itu memang sangat menyebalkan. Saya sering sekali mengalami hal ini. Dikala sedang sibuk2 nya mengerjakan sesuatu pekerjaan kantor atau pribadi. Sewaktu mau ngeprint, tiba-tiba printer nge blink, ketap ketip, atau printernya tidak mau respon. Karena saya tidak bisa memperbaiki sendiri, terpaksa harus dibawa ke tukang servise printer.
Tapi kadang-kadang hal itu dimanfaatkan oleh si tukang service printer. Karena tahu pelanggannya tidak tahu masalah printer, mereka kadang2 membodohi kita dengan memasang tarif yang mahal. Dengan alasan kerusakan pada mainboard lah, itu lah, ini lah, dsb. Saya dulu sering sekali mendapati tukang service kayak diatas. Tapi karena saya memang belum tahu masalah kerusakannya yang sebenarnya, ya saya cuman mantuk2 saja.
Tanpa sengaja saya menemukan website yang membahas tentang repair printer. Setelah saya baca2, ternyata kerusakan printer yang sering terjadi diakibatkan karena harus direset ulang. Biasanya setiap kita nge print berapa ribu lembar, printer kita akan ngeblink, lampunya jadi ketap ketip dan tidak mau merespon perintah print. Jika hal tersebut terjadi, kita harus mereset ulang printer tersebut. Akhirnya saya coba cara-caranya sesuai petunjuk dokter. Setelah saya coba pada printer saya. ternyata memang bisa. Printer saya yang tadinya nge blink / ketap ketip sekarang sudah bisa digunakan lagi.
Lalu bagaimana cara mereset printer agar bisa kembali normal seperti semula ?
Yang dibutuhkan adalah software printer reseter. Setiap jenis atau tipe printer berbeda reseternya. Contoh untuk printer Canon, Epson, HP Deskjet, Lexmark, semua ada reseternya masing-masing.
Untuk mendapatkan software printer reseter tersebut, silahkan Klik Disini
Pilih tipe sesuai dengan tipe printer anda. Dan baca petunjuk manualnya.
Tapi tidak semua kerusakan printer harus direset ulang. Kadang2 jika kita sering menggunakan printer untuk ngeprint gambar2, atau jika digunakan secara terus-terusan selama sehari penuh, kadang2 kerusakan terdapat pada mainboard atau catridge. Seperti tipe HP Desjket, karena tidak dilengkapi pompa didalamnya dan tidak ada buangan tinta nya, biasanya kerusakan terjadi pada mainboard (diakibatkan tinta tumpah dan membanjiri mainboard). Untuk Tipe Canon sering terjadi kerusakan pada Catridge.
Semoga bermanfaat.